Roaming merupakan term umum dalam komunikasi wireless yang mengarah kepada layanan koneksi yang luas dalam sebuah lokasi, yang berbeda dari lokasi dimana layanan tersebut telah teregister. Term roaming secara asli dari atmosfer GSM (Global System for Mobile Communications). Roaming GSM tradisional telah didefinisikan oleh GSM Association Permanent Reference Document sebagai kemampuan pengguna seluler untuk secara otomatis membuat dan menerima panggilan telepon, mengirim dan menerima data, atau akses layanan lainnya, termasuk layanan data, ketika traveling ke luar area geografis dari jaringan lokasi sebelumnya yang telah teregister dalam seluler, untuk menggunakan jaringan dari negara yang sedang dikunjungi. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan terminal komunikasi atau hanya dengan mendaftarkan identitas dalam jaringan dari negara yang sedang dikunjungi. Roaming secara teknis juga support dengan manajemen mobilitas, otentikasi, otorisasi dan prosedur billing.
Detail dari proses roaming berbeda dari beberapa tipe jaringan seluler, namun secara umumnya proses roaming mengikuti beberapa langkah ini :
Ketika ponsel dinyalakan atau ditransfer via jaringan komunikasi seperti GSM atau UMTS, 3G, dan sebagainya. Kemudian jaringan tersebut akan merespon device baru dan mendeteksi bahwa device tersebut belum teregistrasi di system dalam negara tersebut, lalu akan berusaha untuk mengidentifikasi jaringan asal device tersebut. Jika tidak ada persetujuan roaming antar kedua jaringan, maka layanan maintenance untuk device tersebut menjadi tidak mungkin dilakukan dan layanan dalam ponsel akan ditolak oleh jaringan baru tersebut.
Jaringan baru tersebut akan mengontak jaringan awal ponsel dan meminta informasi layanan termasuk apakah ponsel boleh mendapatkan roam atau tidak, dengan menggunakan angka IMSI (International Mobile Subscriber Identity). Jika sukses, maka jaringan yang baru akan mulai memaintain pemilik ponsel sebagai pelanggan sementara, dan jaringan host aslinya akan mengupdate informasi dari ponsel untuk mengindikasikan bahwa ponsel berada di jaringan host, sehingga informasi akan terkirim sebagaimana mestinya.
Jika panggilan telepon mendapatkan roaming, maka jaringan telepon public yang lama akan mengirimkan panggilan ke penyedia layanan seluler yang telah teregristrasi, kemudian dikirim ke jaringan yang baru. Jaringan tersebut harus memiliki penyimpanan nomor telepon sementara di ponsel. Sekali nomor telepon telah didefinisikan, maka jaringan host yang lama akan mem-forward incoming call ke penyimpanan nomor telepon sementara, yang akan mengakhiri jaringan host dan kemudian forward ke ponsel.















