Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar) menerapkan ‘strategi injury time’ dalam mengoptimalkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada sisa waktu Oktober, November hingga akhir Desember 2008.

Dalam strategi injury time tersebut lebih difokuskan pada pasar Malaysia, Singapura, Cina, dan Australia, sedangkan destinasi yang disiapkan adalah Jakarta-Bandung, Yogya-Solo, Subaya, Padang, Manado, Makassar, dan Lombok.

“Untuk menarik wisman dari empat negara sebagai fokus pasar tersebut, kita tawarkan sejumlah paket wisata menarik bekerjasama dengan maskapai penerbangan dalam dan luar negeri,” kata Noviendi Makalam, Pelaksana Tugas Sekretaris Ditjen Pemasaran Depbudpar dalam paparannya pada workshop Meningkatkan Pemahaman Bidang Budpar di Kalangan Jurnalis di Ciawi, Bogor.

Disebutkan, paket wisata untuk destinasi Jakarta dan Bandung yang ditawarkan oleh Air Asia kepada wisatawan Malaysia antara lain  great sale, musik dan kuliner, sedangkan untuk Jogya-Solo (spa, great sale, dan kuliner), Surabaya (golf, leisure &adventure), Padang (pulang basamo, great sale, dan kuliner), dan Makassar (kuliner dan Festival Goa).  Untuk wisman Malaysia keturunan Cina ditawarkan paket golf dan kuliner (Jakarta-Bandung), Borobudur pilgrimage (Yogya-Solo), dan diving& bunaken seafood (Manado).

Sedangkan paket wisata yang ditawarkan oleh Valuair/Silk Air untuk wisatawan Singapura (expatriate) adalah golf &spa (Yogya-Solo), golf & leisure (Surabaya), Diving & Bunaken Seafood (Manado), dan leisure (Lombok). Untuk wisman Singaporean Malay ditawarkan paket wisata spa, kuliner dan great sale (Jogya-Solo), golf, leisure & adventure (Surabanya), dan pulang basamo, great sale dan kuliner (Padang).

Sementara untuk menarik wisman dari China, Garuda Indonesia menawarkan peket wisata pertemuan marga (Jakarta-Bandung), extended visit leisure (Sura baya, Manado, dan Makassar). Garuda Indonesia juga menawarkan paket wisata untuk wisman Autralia Barat antara lain culture & shopping (Jogya-Solo), dan diving (Manado).

Januari hingga Agustus kunjungan wisman mencapai 4,07 juta atau tumbuh 12,73% dibanding periode yang sama (Januari-Agustus) 2007 sebesar 3,61 juta. Sedangkan untuk bulan Agustus 2008 jumlah kunjungan wisman mencapai 599.506 atau tumbuh sebesar 5,67% dibanding bulan Juli 2008 sebesar 567.364 wisman.