GerindraSemakin dekatnya periode kepemimpinan bangsa ini yang mencapai puncaknya pada medio tahun 2009, riak-riak pergerakan semakin terasa saja bagi para “tokoh” bangsa ini yang sudah mendeklarasikan diri sebagai pengganti Susilo Bambang Yudhoyono untuk memimpin negeri ini.

Salah satunya adalah Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto yang terus aktif melakukan langkah-langkah politik terkait dengan bakal majunya menjadi calon presiden (capres).

Setelah keliling Jawa Timur , antara lain mengunjungi pesantren Lirboyo, Kediri, kemarin Prabowo Subianto menemui Ketua Umum PP Muhammadiyah M Din Syamsuddin. Kedua tokoh yang sama-sama menyatakan akan maju sebagai capres ini melakukan pertemuan berdurasi singkat di kantor PP MUhammadiyah, Jakarta.

Digambarkan pertemuan kedua tokoh ini berlangsung dengan hangat dan penuh kekeluargaan, tentunya merangsang otak untuk berasumsi bakal terjadinya koalisi diantara keduanya. Meski demikian, Prabowo membantah pertemuannya dengan Din Syamsuddin untuk meminangnya menjadi pendamping kepemimpinan Prabowo di 2009 mendatang. “Belum ada pembicaraan tentang cawapres. Kita harus uji dulu di pemilu legislatif,¬† April 2009, setelah terbukti, baru bisa disusun orangnya”, ungkapnya.

Toh Prabowo tetap memuji sosok Din yang dinilai sebagai figur yang pantas menjadi pemimpin Indonesia melalui Pilpres 2009. “Cocok menjadi cawapres Gerindra, bahkan beliau sangat layak diajukan jadi capres”, tambahnya lagi.

Ditempat yang sama, Din Syamsuddin juga memberikan penilaian positif kepada Prabowo. “Saya tahu betul luar dalam kawan lama saya ini”, ujar wakil ketua MUI tersebut. Selain memiliki kualitas mumpuni untuk memimpin negeri ini, menurut Din, Prabowo memiliki kans yang besar untuk dapat terpilih menjadi Presiden RI mendatang. “Saya termasuk salahsatu yang menggandrungi iklan Gerindra di Tv”, tandas Din yang mengaku siap dijadikan capres dari Partai Matahari Bangsa tersebut.