Ya…usaha kecil bisa saja meraih sukses! Keberhasilan usaha Anda tidak tergantung pada ukurannya. Namun pada mutu pelaksanaan dan implementasinya.

Berikut adalah beberapa kesalahan umum yang dilakukan pengusaha dan bagaimana menghindarkannya.

a. Fokus Pada Pekerjaan.

Banyak pengusaha kecil yang kebanjiran pekerjaan yang tidak penting. Sehingga memiliki sedikit waktu untuk membuat strategi dan keputusan bisnis yang lebih penting. Jauh lebih penting untuk tidak terjebak dalam hal-hal kecil, urusan bisnis sehari-hari yang sepele. Namun, Anda perlu tetap fokus pada kompetensi inti dan mengarahkan bisnis kedepan. Jika staff Anda kurang, pertimbangkan outsourcing untuk pekerjaan non inti.

b.Tidak Membuat Penilaian Yang Jujur.

Kebanyakan pengusaha kecil tidak tahu apa yang sedang terjadi dalam bisnis mereka. Kebanyakan mereka menganggap telah mengetahuinya. Namun pada kenyataannya mereka tidak pernah tahu semua hal-hal yang penting. Menilai dengan jujur keadaan bisnis Anda saat ini merupakan hal yang penting. Lakukan survey karyawan atau minta bawahan serta kolega untuk memberikan umpan-balik dengan jujur. Hal ini akan memberikan penilaian yang jujur yang diperlukan dalam situasi perusahaan terkini.

c.Tidak Menetapkan Batasan Waktu.

Kebanyakan meeting berakhir tanpa memenuhi sasaran. Alasannya terletak pada perencanaan dan pelaksanaan meeting untuk memastikan tanggung jawab masing-masing yang diimplementasikan dalam kerangka waktu. Maka, tetapkan sasaran yang realistis dan batasan waktu untuk masing-masing rencana. Delegasikan pekerjaan menurut keterampilan. Hal ini juga akan memastikan semua karyawan akan senang dengan tanggung-jawab dan ketrampilan kerjanya.

d.Tidak Melakukan Tindak Lanjut.

Penentu kesuksesan yang penting adalah seberapa banyak Anda menindaklanjuti dan memastikan implementasi. Melakukan tindak lanjut dan memastikan semua tugas diselesaikan tepat waktu merupakan hal yang penting. Sisanya, rencana yang tidak memerlukan penyelesaian dalam waktu dekat. Jadi, pastikan untuk tetap mengingatkan bawahan pada rencana yang ada. Jika Anda tidak bisa melakukannya, delegasikan tanggung jawab ke orang lain.

e. Lebih Banyak Investasi Teknologi Daripada Manusia.

Satu kesalahan besar yang dilakukan pengusaha kecil adalah investasi besar-besaran di teknologi baru untuk menandingi karyawan. Karyawan perusahaan adalah yang mengendalikan bisnis kedepan, mendapatkan pelanggan serta kontak baru. Merupakan langkah bisnis yang bijak untuk lebih banyak berinvestasi/merekrut karyawan daripada teknologi.

f. Tidak Menggaji Diri Sendiri Dengan Baik.

Kebanyakan pengusaha kecil adalah orang yang multitasking. Hal ini dikarenakan kurangnya modal, sumber daya dsb. Namun, apapun alasannya, ketika saatnya gajian, pastikan Anda menggaji diri sendiri berdasarkan upaya yang telah Anda lakukan. Kebanyakan pengusaha menilai rendah dirinya dan memberikan gaji yang kurang. Jangan membuat kesalahan ini. Gaji diri Anda dengan baik, dengan demikian Anda juga akan termotivasi.

g. Resiko Keseimbangan Kehidupan Pribadi dan Kerja.

Kebanyakan CEO yang berhasil masuk Fortune 500, memiliki dukungan keluarga yang bahagia dibelakangnya. Jika ingin bisnis Anda maju, pastikan untuk tidak berkompromi dengan kehidupan pribadi Anda. Jaga keseimbagan antara waktu kerja dan keluarga. Dengan melihat keseimbangan holistik, Anda dapat memperkaya pertumbuhan bisnis dalam waktu yang pendek.

Sekarang Anda tahu kesalahan-kesalahan tersebut. Segera ambil langkah untuk menghindarinya. Ini adalah perangkap yang sering menjebak pengusaha. Jadi, ingat baik-baik agar Anda tetap terhindar!.

Sumber: Doug dan Claudia Brown

Doug dan Claudia Brown menggunakan pengalaman 40 tahun dalam membangun bisnis untuk mengedukasi orang dan bisnis agar pendapatan mereka meningkat.