Sudah sering kita mendengar atau mengetahui bahwa pasangan muda sekarang ketika sang calon orang tua sedang mangandung, beramai-ramai mendengarkan musik klasik untuk bayi yang sedang dikandung. Bagaimana pengaruh gairah kerja dan musik, para ahli telah membuktikan bahwa musik klasik ternyata mampu merangsang perkembangan otak bayi/anak. Bahkan tidak saja dikandungan tetapi anak balita yang sering didengarkan musik klasik secara klinis lebih kreatif daripada anak yang tidak mendengarkan musik. Tetapi kita tahu juga ada kasus dimana anak muda terpicu melakukan bunuh diri atau pembunuhan setelah mendengarkan satu musik tertentu.

Memang musik memiliki efek yang beraneka-ragam, tetapi sisi baik buruknya masih bisa dikendalikan. Hal ini yang menyebabkan para ahli psikologi di Amerika menemukan suatu metode khusus menggunakan musik untuk berbagai keperluan di setiap sektor kehidupan. Bahkan mereka membuat terobosan inovasi dengan menggunakan musik di kantor-kantor untuk meningkatkan performa kerja karyawan, sehingga sudah menjadi pemandangan yang biasa di sana.

Nah bagaimana pengaruh gairah kerja dan musik itu bisa terjadi? Musik bisa merangsang salah satu bagian dari otak kita untuk bekerja sesuai dengan jenis musik. Misal seperti musik dengan irama yang sedikit keras dan cepat (seperti rock) dapat memacu otak kita untuk bekerja atau tampil dengan lebih bersemangat. Bahkan ada beberapa restoran yang pernah menggunakan jenis musik ini ketika pelanggannya sedang makan, dan hasilnya mereka akan makan lebih cepat dan omset restoran pun meningkat karena jumlah pelanggan yang lebih banyak juga. Tetapi sayangnya jenis musik seperti ini tidak terlalu efektif ketika digunakan di perkantoran (khususnya jika dilakukan terus-menerus), hal ini disebabkan karena keterbatasan energi yang dimiliki oleh manusia. Ketika energinya menurun, maka performa kerjanya akan ikut menurun. Sedangkan musik yang berirama slow/menenangkan (seperti musik klasik dan sejenisnya) terbukti dapat meningkatkan performa kerja seseorang secara optimal. Sebenarnya lagu-lagu yang berirama slow mampu melakukan hal yang sama, namun adakalanya jenis lagu seperti ini bisa membius pendengarnya dengan perasaan sehingga malah dapat memperlambat kerja (karena sesuai dengan mood lagunya).