GeoVax Labs telah diberi lampu hijau oleh Food and Drug Adiministration (FDA) untuk memulai mempelajari calon vaksin terapi dalam percobaan klinis Fase I yang melibatkan orang yang hidup dengan HIV, menurut siaran pers dari perusahaan. Penelitian non-blinded ini akan dilakukan di AIDS Research Consortium of Atlanta (ARCA) yang akan menguji vaksin pada orang HIV-positif yang memulai pengobatan selama tahun pertama infeksi.

Terapi vaksin HIV ini dirancang untuk meningkatkan tanggapan kekebalan tubuh terhadap HIV untuk lebih mengontrol infeksi. Meskipun vaksin terapeutik akan mungkin tidak akan mampu memberantas HIV dari tubuh, vaksin ini mungkin dapat memperkuat sistem kekebalan dengan cukup sehingga mampu untuk menunda kebutuhan untuk terapi antiretroviral (ART) atau untuk menghentikan pengobatan HIV tanpa batas.

“Berdasarkan data praklinis pada hewan,” kata Robert McNally, PhD, Presiden dan CEO GeoVax, “kami percaya vaksin terapeutik dapat meningkatkan pilihan pengobatan untuk orang yang terinfeksi HIV dan kami senang bahwa kami akan dapat memulai percobaan klinis fase I. “

Hasil penelitian pada hewan yang mengeksplorasi vaksin terapeutik GeoVax dilaporkan oleh perusahaan pada bulan Juli 2008. Senyawa tersebut diuji dalam dua primata yang terinfeksi simian immunodeficiency virus (SIV).

Pada 12 minggu setelah infeksi SIV, ART diberikan kepada primata untuk mengurangi replikasi SIV, kemudian vaksin diberikan. Enam minggu setelah vaksin terakhir, pengobatan ARV dihentikan dan hewan dipantau untuk menentukan apakah vaksin bisa mengendalikan infeksi SIV sementara terapi dihentikan.

Menurut GeoVax, vaksin tersebut terbukti sangat bermanfaat. Dalam satu primata, terjadi penurunan seribu kali lipat pada tingkat virus dibandingkan pengobatan sebelum ART. Dalam primata yang lain, terjadi penurunan seratus kali lipat dalam tingkat virus dibandingkan pengobatan sebelum ART.

Perusahaan melaporkan kontrol yang sangat baik dari SIV tanpa adanya pengobatan ARV dikaitkan dengan vaksin yang meningkatkan jenis sel CD4 dan CD8 yang ditemukan pada “pengendali elit” – istilah ini merujuk kepada sejumlah kecil orang HIV-positif yang mampu menjaga viral load yang rendah tanpa terapi ARV.

Protokol untuk percobaan klinis Fase I, yang dilakukan dengan kerjasama dengan ARCA, akan dipantau secara hati-hati saat mengevaluasi kemampuan vaksin untuk memperoleh respon kekebalan tubuh yang melindungi pada peserta yang divaksin. Untuk langkah berikutnya, ARCA akan menyerahkan dokumentasi percobaan kepada Institutional Review Board untuk ditinjau secara lokal, suatu persyaratan standar untuk melindungi subyek manusia.

“Sebuah kebutuhan yang belum terpenuhi hadir di pasar terhadap vaksin terapeutik jika dapat mengurangi kebutuhan untuk obat-obatan yang diminum seumur hidup yang mahal dan kurang ditoleransi dengan baik yang sekarang tersedia untuk orang-orang yang terinfeksi,” McNally mengatakan. “Kami juga mengakui bahwa percobaan ini akan memungkinkan GeoVax untuk mengumpulkan informasi penting menuju kesuksesan vaksin berdasarkan waktu yang tepat daripada berdasarkan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan percobaan pencegahan.”